UINSA Newsroom, Rabu, (01/04/2020); Senin, 30 Maret 2020, Rektor UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 413 Tahun 2020. Dalam SE tersebut diatur beberapa poin penting yang berlaku dan menjadi pedoman sejak tanggal ditetapkan bagi seluruh warga kampus UINSA. Diantaranya memperpanjang masa perkuliahan daring dan pemberian layanan paket gratis kuota internet untuk free access e-learning.

Beberapa poin penting yang diatur dalam SE terkait pelaksanaan aktifitas akademik selama masa krisis pandemi Covid-19 tersebut, yakni mengatur terkait masa perkuliahan daring; petunjuk teknis perkuliahan daring; teknis skripsi, tugas akhir, tesis, dan disertasi; teknis praktikum; serta fasilitas paket kuota khusus.

SE yang diputuskan melalui rapat pimpinan tersebut sedikitnya didasarkan pada empat edaran serupa terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Antara lain Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor: 697/03/2020; Surat Edaran Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 701/03/2020; Surat Edaran Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Nomor 400 Tahun 2020; serta Surat Edaran Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Nomor 406 Tahun 2020. “Melalui SE ini kita berupaya menjaga keselamatan dan kesehatan warga kampus UIN Sunan Ampel Surabaya, serta berjalannya kegiatan akademik dengan baik,” tegas Prof. Masdar menanggapi ditetapkannya SE Nomor 413 Tahun 2020 tersebut.

Berlakunya SE tersebut, sebagaimana butir instruksinya menjelaskan, bahwa Masa perkuliahan dengan sistem daring diperpanjang sampai dengan akhir semester genap tahun akademik 2019/2020.  Perkuliahan pun akan berlangsung sampai tanggal 15 Mei 2020. Dengan Libur minggu tenang adalah 18-22 Mei 2020. Selanjutnya, Ujian Akhir Semester akan dilaksanakan pada 1-5 Juni 2020 secara daring.

Beberapa petunjuk teknis kuliah daring juga dijelaskan dalam SE ini, untuk memastikan  dosen tetap memberikan materi perkuliahan sesuai dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang telah dibuat, bukan hanya sekedar memberikan tugas, sehingga capaian pembelajaran mata kuliah tetap bisa tercapai. Rektor juga menghimbau, agar dalam melaksanakan perkuliahan dengan sistem daring tersebut, para dosen harus kreatif dalam memberi penugasan dan mengidentifikasi mahasiswanya.

Memasuki Bulan April, yang seyogyannya menjadi bulan dilaksanakannya wisuda semester genap, Rektor juga menghimbau agar Teknis Skripsi, Tugas Akhir, Tesis dan Disertasi sedapat mungkin dilakukan secara daring dan mengurangi penugasan lapangan guna Social and Physical Distancing. Termasuk pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Praktik Kerja Lapangan (PKL), dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang akan ditunda pelaksanaannya sampai pada waktu yang belum ditentukan.

“Selain itu, dalam rangka menunjang proses perkuliahan sistem daring UIN Sunan Ampel Surabaya bekerjasama dengan Telkomsel dan Indosat Ooredoo dalam bentuk pemberian layanan paket gratis kuota khusus 30GB untuk free access e-learning UIN Sunan Ampel Surabaya,” tegas Prof. Masdar menjelaskan.

Selanjutnya, dalam butir akhir SE, Rektor juga mengingatkan kepada segenap warga kampus, untuk senantiasa mematuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang ditetapkan pemerintah, menerapkan physical distancing, dan menjauhi tempat yang memiliki resiko penularan. “Tetap berkomunikasi dengan Kaprodi dan Dosen Pengampu Mata Kuliah untuk kelancaran perkuliahan,” tukas Prof. Masdar mengingatkan. (Nur/Humas)